Kita sebagai Wiraswasta

Saya adalah seorang mahasiswa. Perjalanan ku memempuh pendidikan hingga ke jenjang Mahasiswa mungkin jarang sekali dialami oleh manusia yang lain. Tentu karena manusia punya pilihan hidup sendiri-sendiri. “Apa yang kamu pilih itu yang harus kamu kerjakan dan pertanggungjawabkan” begitulah motto ku akhir-akhir ini. Ya, motto yang lahir dari perjalan kedewasaan hidup berdasarkan pengalaman hidup.

Mungkin dijamanku dulu pendidika Taman Kanak-kanak belum dianggap penting seperti sakarang, itulah kenapa orangtuaku memutuskan unyuk tidak memberikan pendidikan tersebut untuk ku. Sekolah Dasar adalah pendidikan formal pertama yang aku dapatkan. Usia 6 tahun aku sudah berpisah dari orangtuaku, bukan karena terjadi hal buruk dalam keluarga melainkan pilihan terbaik keluarga untuk menyekolahkan ku di Sekolah Dasar desa nenekku. aku tinggal bersama nenek, kakek, dan keluarga pamanku. namun itu tidak berlangsung lama, karena ibu dari ayahku menginginkan aku tinggal bersamanya karena dia merasa kesepian hanya berdua dengan kakek. Tepat aku duduk dibangku kelas 4 aku pindah sekolah di SD desa nenek ku tinggal. Sejak itulah sikap mandiri tertanam, aku mulai belajar untuk mencuci baju sendiri, menyetrika, dan mengurusi kebutuhan sekolah sendiri. Mungkin untuk ukuran anak sekarang, umur segitu tidak mungkin melakukan hal tersebut. Ya! begitulah perubahan jaman semakin memanjakan umat.

Memasuki jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), aku tinggal di salah satu pondok pesantren dikota. Sekolahku tak jauh dari pondok, tetapi cukup lelah jika ditempuh dengan berjalan kaki, sekitar 45menit. Aku berasal dari kalangan menengah kebawah, uang sakuku tak cukup untuk naik kendaraan umum. Kesekolah dan bimbingan belajar aku tempuh dengan berjalankaki. Cukup lelah memang, namun perjuanganku belum usai. Setelah pulang Sekolah ataupun bimbel, aku harus mengurus kebutuhan harian (mencuci, piket memasak) dan melakukan tanggungjawabku sebagai santri yaitu mengaji. Dua tahun kegiatan sehari-hariku seperti itu, sangat bermanfaat sekali karena aku benar-benar menjadi pribadi yang mandiri.

kehidupan ku berubah ketika di SMA, aku tak lagi tinggal di Pondok Pesantren. Untuk mendapatkan pendidikan yang baik memang butuh pengorbanan dan kerjakeras. Aku termasuk orang yang beruntung, menurutku. Karena bisa sekolah disalah satu SMA favorit di Kota itu meskipun aku harus rela jauh dari orangtua lagi. Tinggal dikos dekat sekolah adalah pilihan yang terbaik agar tidak mengeluarkan ongkos untuk kendaraan. Selain itu, kegiatan sekolah juga bisa aku jalani lebih mudah. Mungkin bisa dibilang aku cukup aktif dengan mengikuti beberapa ekstrakulikuler. Namun padetnya kegiatan tidak menjadikan alasan untuk tidak bisa memeasak dikos, memang banyak yang menjual makanan siap saji, tetapi saya dan teman-teman kos lebih suka memasak sendiri. Selain lebih murah, juga melatih kita untuk lebih mandiri.

Tak terasa tiga tahun berlalu begitu cepat, semua lulus dengan nilai yang tidak mengecewakan. Namun semua tidak semulus rencana seperti rencana yang sudah terancang dengan rapih. Kekecewaan muncul ketika Allah tidak menghendaki aku kuliah di Universitas impian. Iya! sedih sekali, tetapi rencana Allah lebih indah dari rencana kita. Bersyukur bisa kuliah di Universitas yang beralmamater Orange ini. Disini, di Jogjakarta aku tinggal bersama Tante dan Om, aku berasal dari sebrang pulau Jawa, Lampung. Kehidupan baruku sangat berwarna. Kedewasaan lambat laun tumbuh. Tantangan kehidupanpun semakin menantang. Hidup bersama saudara memang bukan pengalaman pertamaku di Perguruan Tinggi, tetapi penyesuain masih perlu dilakukan. Aku terbiasa dengan memasak dipagi hari sebelum ke kampus, dan pulang malam setelah aktifitas kampus maupun membantu di londri milik tante, hitung-hitung melatih terjun kedunia kerja. Saat ini ada dua organisasi yang aku ikuti, yaitu BEM Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi sebagai wakil Gubernur dan di Komunitas gendhing Bahana sebagai anggota dimana periode lalu aku menjabat sebagai ketua. Universitas Ahmad Dahlan memberiku banyak palajaran baik tentang pendidikan ataupun bidang lainnya, disini aku menemukan sosok diri yang sebenarnya. Sukron UAD šŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s